Sejak dari 1.5 bulan lalu hal inilah yg selalu saya lakukan. Tampaknya berkebalikan dengan apa yg dilakukan orang-orang pada umumnya, maksud saya warga Jakarta. Untung saja, hal ini tidak saya lakukan sendirian, tp bersama-sama beberapa mahasiswa anggota unit kesenian Loedroek ITB.
Bersama-sama kami pergi melawat ke Jakarta untuk melakukan latihan dalam rangka pagelaran ludruk kolaborasi dengan Puspo Budoyo, alumni SMA 1 Malang, dan alumni ITB. Kebetulan, kali ini Puspo Budoyo mengundang Loedroek ITB untuk ikut berpartisipasi sebagai salah satu bentuk dari pelestarian budaya bangsa oleh generasi muda. Sebelumnya, Loedroek ITB sudah pernah ikut berpartisipasi dalam pagelaran Puspo Budoyo pada Dies Natalis ITB yg ke 49 di Sasana Budaya Ganesha. Pagelaran ludruk ini mengambil judul Adipati Sengguruh.
Latihan dilakukan di Sanggar Puspo Budoyo di daerah Ciputat, tepatnya Jl. Elang no 1 Sawah Besar, Ciputat. Pagelaran ini melibatkan 12 orang anggota Loedroek ITB diantaranya saya (EL 04) , Tito (DP 04), Fasri (TG 04), Wahyu “glundhung” (TA 04), Utut (DP 04), Anang (EL 04), Pees (EL 06), Hombing (EL 06), Wirio (MS 06), Wicak (EL 04), Andik (TA 06) , dan Rodjo Loedroek saat ini Nino (TI 05).
Berikut foto dari beberapa pemain :

Hebatnya, lawan main Tito adalah seorang artis sodara.. Alyssa Soebandono. Lawan main saya juga ga kalah hebat kok, Isabella Natania, masih kelas 3 SMU. :p



Dalam pagelaran ini, pelawak-pelawak ibukota pun ikut berpartisipasi, diantaranya Nurbuat, Rohana, Kirun, Tessy, Eko DJ , Kis Slamet, dan Pak Aries Mukadi sendiri. Namun setelah beberapa kali latihan, yang terlihat hanya Nurbuat, Rohana, Eko DJ dan Pak Aries. Sutradara pagelaran ini adalah Pak Aries Mukadi.

Yah, itung-itung buat cari pengalaman panggung :p Kapan lagi bisa main bareng artis ibukota.